Senin, 24 Oktober 2016

kumpulan lirik lagu rohani

Dengarkanlah suara nafiri 

Memanggil semua umatnya
Dari seluruh penjuru bumi
Datang untuk menyembah dia
Dengarkanlah suara nafiri
Memanggil semua umatmya
Greja Tuhan bersatu kini
mengangakat tinggi panjiNya
bersiap mauju janganlah lengah
Yesus panglima kita
gunakan semua senjata Allah
dalam kuasa roh kudus.
reff : Api kemuliaanNya tercurah dari surga
Penuhi kami semua bangkitlah gerejanya
Api kemuliaannya tercurah dari surga
Beritakan pada dunia bahwa Yesuslah Raja
sgala Raja

Bangkit

Bangkit serukan nama Yesus
Maju nyatakan kuasanya,
Kita buat iblis gemetar,
kalahkan tipu dayanya dengan kuasa namanya nama Yesus,
menara yang kuat, nama Yesus,
kota benteng yang teguh.. nama Yesus,
kalahkan semua musuh nama Yesus
di atas segalanya…..

Caka Ciki

 we are in the train of love huuuuu….
We are in train of love Huuuuu…
We are in the train of love fantasy
We are in the train of love
When I say cakkaa, when I say cikkiii
When I say cakka..cakkka..cikki
When I say cikki, when I say cakkaa
When I say ciikki…cikki…cakka

Trima Sukacita 

Trima suka cita surga itu lah kekuatan bagi jiwa
Ku dapat rasakan kasihnya, di tengah badai,
yang bergelora…. itu lah kekuatan bagi jiwa
 ku dapat saksikan kuasanya, taklukkan badai,
yang bergelora… Haleluya…
kau ada dalam hati ku, tak kan patah semangatku..
 takkan hilang kekuatanku..
 Kau ada dalam hatiku..
Suka cita surga nyata, penuhi ku..

Kami Trima

 Kami yg telah ditebus
Dengan darah yg kudus
 Mengangat pujian bagimu
 Kami bait kudusmu
 Sebagai bukti karyamu
 Nyatakan kau besar dan hidup
 Berlari sampai tujuan
 Mendapatkan mahkota kekal
Kami trima kuasamu Tuhan
Kami trima kemenangan yg engkau
Sediakan tuk kami bawa disetiap langkah
,dimana pun kami berdiri
 Kemanapun kami kan pergi Disitu pasti mujizatmu terjadi

Tuhan Yesus baik

 Tiada berkesudahan kasih setia mu Tuhan
Selalu baru rahmat mu bagiku..
Hari berganti hari, tetap kuliat kasihmu
 Tak pernah berakhir di hidupku..
Tuhan Yesus baik..
Sungguh amat baik…
Untuk selama-lamanya Tuhan Yesus baik..
Yesus baik bagimu, yesus baik bagiku
Dulu,skarang dan selamanya..
Dia sungguh baik..
Tuhan Yesus baik..

Jalan Serta Yesus

 Jalan serta Yesus
Jalan sertanya setiap hari
Jalan serta Yesus Serta Yesus selamanya..
Jalan dalam suka,jalan dalam duka
Jalan sertanya setiap hari..
Jalan serta Yesus, serta Yesus selamanya…

Disini Aku Bawa

 Di sini aku bawa Tuhan Persembahan hidupku,
semoga berkenan
Berapalah nilainya Tuhan, dibandingkan berkatmu yg telah kau limpahkan
.Terimalah Tuhan, o..terima lah Tuhan..
 Tanganku yg kecil ya Tuhan Belum mencari makan sendiri ya Tuhan
 Terimalah hatiku, Tuhan, menjadi persembahan Yg Tuhan perkenan
Terimalah Tuhan, o trimalah tuhan..

Hallo Hallo Mochi Mochi

 Hallo Hallo Hello Hallo hallo hello
 Hello mochii mochii Apa kabar 2x
Hello mochii mochii Apa kabar

Lebih Dari pemenang

 lebih dari pemenang
Dalam segala perkara Iblis tlah dikalahkan
oleh kuasa darahnya
Jika Allah di pihak kita siapa dapat melawan Kita
 lebih, dari pemenang..
Haleluya, kibarkanlah panjinya,
Yesus Raja segala Raja,
haleluya Bangkitlah gerejanya,
 kita lebih, lebih dari pemenang..

Satukanlah Hati Kami

 satukanlah hati kami Tuk memuji dan menyembah o Yesus Tuhan dan Rajaku
eratkanlah tali kasih di antara kami semua o,
Yesus Tuhan dan Rajaku
bergandengan tangan dalam satu kasih
 bergandengan tanggan dalam satu iman
saling mengasihi diantara kami keluarga
 kerajaan Allah


Bagaikan Bejana

 bagaikan bejana siap dibentuk
Demikian hidupku di tangganmu
Dengan urapan kuasa rohmu
Ku dibaharui selalu
 Jadikanku alat dalam rumahmu
 Inilah hidupku di tangganmu
Bentuklah sturut kehendakmu
Pakailah sesuai rencanamu
Ku mau sepertimu
Yesus Disempurnakan selalu Dalam s’genap jalanku
Memuliakan namamu

 Manis Kau Dengar 

Ya Tuhanku
Aku Hendak Bernyanyi Bagimu Selama Ku Hidup
Ya Allahku Aku Hendak Bermazmur Bagimu
Selagi Ku Ada 
Inilah Yang Kurenungkan Setiap Waktu
 Nyanyian Pujian Dan Pengagungan Kepadamu
 Biarlah Manis Kau Dengar Tuhan
Manis Kau Dengar Tuhan Dan Hatiku Bersuka Kar’namu.


 Ku Masuk Ruang Maha Kudus

 Ku Masuk Ruang Maha Kudus
Dengan Darah Anak Domba Ku
Masuk Dengan Hati Tulus
Menyembah Yang Maha Kuasa Ku
Menyembahmu Ku Sembahmu
Ku Menyembahmu Ku Sembahmu
 S'bab Namamu Kudus Kudus Tuhan
S'bab Namamu Kudus Kudus Tuhan.


 Seperti Yang Kau Ingini 

Bukan Dengan Barang Fanakau Membayar Dosaku
dengan Darah Yang Maha
tiada Noda Dan Celah Bukan
Dengan Emas Perakkau Menebus Diriku oleh Segenap Kasih dan Pengorbananmu
Reff:Ku Telah Mati Dan Tinggalkan jalan Hidupku
Yg Lama semuanya Sia-Sisa dan Tak Berarti Lagi Hidup
Ini Kuletakkan pada Mesbah mu
Ya Tuhan jadilah Padaku
Sepertiyang Kau Ingini Bukan Dengan Emas Perakkau
Menebus Dirikuoleh Segenap Kasihdan Pengorbananmu

Sentuh Hatiku 

Betapa Kumencintai
Segala Yang T'lah Terjadi
 Tak Pernah Sendiri Jalani Hidup Ini
Selalu Menyertai Betapa Kumenyadari
Di Dalam Hidupku Ini
Kau Slalu Memberi Rancangan Terbaik Oleh Karena Kasih
 Reff : Bapa, Sentuh Hatiku
Ubah Hidupku Menjadi Yang Baru Bagai Emas Yang Murni
Kau Membentuk Bejana Hatiku Bapa,
Ajarku Mengerti Sebuah Kasih Yang Selalu Memberi
Bagai Air Mengalir Yang Tiada Pernah Berhenti

 Seputih Bulu Domba 

 Tak Kau Lupakan Diriku
Kau Ingat Ku Adalah Debu
Tetapi Kau Meninggikannya
Di Hadapan Malaikat-Mu
Tak Kau Hapuskan Namaku
Dari Kitab Kehidupan-Mu
Kau Tak Malu Mengakuinya Di Hadapan Bapa
Reff: Kau Allah Yang Tiada Mengingat Lagi
Segala Kesalahanku Yang Telah Engkau Ampuni
Walau Dosaku Merah Bak Kain Kesumba Engkau
Menjadikanku Putih, Seputih Bulu Domba

Angin Lokal pengertian dan jenis jenis

Nama : Nella Risa Ginting NPM : E1I014041 Mata kuliah : Meteorologi Laut Dosen : Aradea Bujana Kusuma,S.Si.,M.Si Bertoka Fajar SP Negara ,S.Kel.,M.Si ANGIN LOKAL Pengertian Angin Angin merupakan salah satu unsur yang dapat mempengaruhi kondisi iklim dan cuaca. Angin adalah pergerakan udara yang disebabkan karena adanya perbedaan tekanan udara. Proses Terjadinya Angin Udara yang tertekan akan bergerak dari daerah dengan tekanan udara yang tinggi ke daerah dengan tekanan yang lebih rendah untuk mengisi ruang. Udara yang dingin memiliki tekanan yang lebih tinggi dibandingkan udara yang lebih panas atau bersuhu yang lebih tinggi. Angin lokal adalah angin yang bertiup daris suatu tempat ke tempat lain pada daerah yang terbatas. Angin lokal dapat terjadi dikarenakan adanya perbedaan suhu yang bersifat lokal saja. Artinya angin ini hanya dapat mempengaruhi daerah cakupan yang kecil saja, angin lokal juga berada pada lapisan troposfer di bawah saja. Jenis-jenis Angin Lokal : 1. Angin Darat dan Angin Laut Angin darat adalah angin yang bertiup dari daratan menuju ke laut dan terjadi pada malam hari. Pada malam hari suhu udara di darat lebih dingin daripada di laut, sehingga di darat tekanan udara lebih tinggi karena air laut dapat menahan panas matahari yang telah diperoleh pada siang hari. Sedang di daratan, udara lebih dingin karena daratan tidak mendapat pemanasan dan tidak dapat mengikat panas lebih lama dari air. Karena suhu panas tersebut, udara di lautan merenggang sehingga tekanan udara di lautan turun dan menyebabkan udara bergerak dari daratan ke lautan. Oleh karena itulah angin darat menuju ke laut. Angin laut adalah angin yang bertiup dari laut menuju ke daratan dan terjadi pada siang hari. Pada siang hari diketahui suhu udara di darat lebih dingin daripada di laut, sehingga di laut tekanan udara lebih tinggi karena pantulan panas matahari merenggangkan udara di daratan. Karena merenggang, udara di daratan naik sehingga tekanannya turun dan menyebabkan udara bergerak dari lautan ke daratan. Oleh karena itulah angin laut menuju ke darat. Angin darat dan angin laut sangat dipengaruhi oleh perbedaan fisis antara daratan dan lautan, perbedaan fisis tersebut adalah : a. Laut lebih banyak memantulkan sinar matahari daripada daratan. b. Energi matahari dapat masuk ke dalam laut sampai kedalaman yang cukup dalam dengan bantuan arus, sedangkan di daratan energi matahari hanya dapat masuk beberapa centi meter saja. c. Laut memiliki kapasitas panas lebih besar daripada daratan. 2. Angin Lembah dan Angin Gunung Selain di antara lautan dan daratan, perbedaan pemanasan juga terjadi di antara kawasan pegunungan dan lembah. Angin lembah adalah angin yang bertiup dari lembah menuju ke gunung dan terjadi pada siang hari. Pada siang hari, pegunungan lebih dulu mendapat pemanasan dibandingkan lembah dan suhu pada siang hari di lembah lebih dingin daripada di puncak gunung. Karenanya, udara di gunung pada siang hari lebih renggang, tekanan udara di gunung menjadi lebih rendah. Karena rendahnya tekanan udara di gunung udara yang ada di lembah bergerak naik ke gunung sebagai angin lembah. Angin gunung adalah angin yang bertiup dari gunung menuju ke lembah yang terjadi pada malam hari. Pada malam hari, pegunungan lebih dulu mendingin, sedangkan lembah masih hangat. Oleh sebab itu udara di lembah pada malam hari lebih renggang dan suhu udara di puncak gunung lebih dingin daripada di lembah maka tekanan udara di lembahpun menjadi lebih rendah. Rendahnya tekanan udara di lembah menyebabkan udara yang ada di gunung bergerak turun ke lembah sebagai angin gunung.

Jumat, 07 Oktober 2016

REVIEW JURNAL SEJARAH ILMU PEMETAAN

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU PEMETAAN Oleh Nella Risa Ginting (1) dan Yar Johan (1) Email : risanella60@yahoo.co.id ABSTRAK Pulau-pulau yang menjadi cikal bakal dari kepulauan Indonesia mulai terbentuk sekitar 50juta tahun lalu (Mya) pada periode Quete Mary sekitar 2juta tahun lalu hingga sekarang itulah proses utama pembentukan kepulauan Indonesia . Sekitar 1 juta tahun lalu pada saat Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Bali, Pulau Borneo masih menyatu dengan semenanjung Asia disebut dengan “Paparan Sunda” Sejarah awal survey dan pemetaan yang terdokumentasi oleh sejarah pada saat ini menunjukkan perkembangan ilmu dibidang survey yang pertama kali terdapat di daerah Mesir . Nusantara yang kita diami ini merupakan warisan dunia yang tiada tara . Belasan ribu pulaunya tersembunyi diatas perairan dangkal yang luas disebut Benua Maritim . Wilayahnya yang subur dan kaya keragaman hayatinya sejak dulu dari incaran bangsa lain dimuka bumi ini jejak-jejak kehadiran para penjelajah dan penjajah itu terbaca dalam peta yang mereka buat Indonesia merupakan negara kepulauan yang mempunyai potensi sumberdaya dan pesisir dan lautan yang sangat besar potensi sumberdaya ala mini perlu dikelola dengan baik agar dapat dimanfaatkan secara oprimal bagi kesejahteraan bangsa Indonesia dengan baik agar dapat dimanfaatkan sevcara baik pengelolaan sumberdaya alam pesisir dan lautan yang baik diperlukan metode pendekatan multifungsi ilmu yang meliputi berbagai aspek seperti , Ospek pemanfaatkan sumberdaya . Kata kunci : Pemetaan, sejarah, perkembangan, fungsi, peta PENDAHULUAN Sejarah awal survey dan pemetaan yang terdokumentasi oleh sejarah pada saat ini menunjukkan perkembangan ilmu dibidang survey yang pertama kali terdapat di daerah Mesir . Herodotus menjelaskan bahwa di era sesostris sekitar 1400 SM tanah Mesir dibagi kedalam sebuah gambar untuk tujuan perpajakan, Sungai nil menyapu sebagian kedalam dari plot dan surveyor ditunjuk untuk menggantikan batas pada awalnya surveyor ditunjuk untuk menggantikan batas dan sebagai penanda suatu jaraknya (Budhiman,2002) Wilayah pesisir dan lautan merupakan daerah yang mempunyai potensi sumberdaya alam yang besar dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pembangunan. Sumberdaya di wilayah pesisir dan lautan secara garis besar terdiri dari tiga kelompok yaitu: 1. Sumber daya dapat pulih (renewable resources) meliputi hutan bakau, terumbu karang, padang lamun, rumput laut, sumberdaya perikanan laut dan bahanbahan bioaktif 2. Sumberdaya tidak dapat pulih (nonrenewable resources) meliputi minyak bumi dan gas alam serta seluruh mineral dan geologi (Sutanto,1986) 3. Jasa-jasa lingkungan, meliputi fungsi kawasan pesisir dan lautan sebagai tempat rekreasi dan pariwisata, media transportasi dan komunikasi, sumber energi (seperti: Ocean Thermal Energy Conversion, energy dari gelombang laut dan energi pasang surut), sarana pendidikan dan penelitian, pertahanan keamanan, penampungan limbah, pengatur iklim, dan sistem penunjang kehidupan serta fungsi ekologis lainnya.(Sutanto,1986) Indonesia merupakan negara kepulauan yang mempunyai potensi sumberdaya pesisir dan lautan yang sangat besar dan beragam. Beberapa sumber daya tersebut misalnya sumber daya perikanan tangkap dan perikanan budidaya, hutan bakau yang yang terdapat di sepanjang pantai atau muara sungai, terumbu karang yang sangat produktif dan khas terdapat di daerah tropis dan sumber daya lainnya. Namun demikian dalam pengelolaan wilayah pesisir dan lautan masih menghadapi masalahnya (Trisakti,2005) SEJARAH PEMETAAN DIDUNIA Awal Orang-orang Yunani Dan Romawi terus menyempurkan pembuatan seni pembuatan peta yang berpuncak pada karya Claudius Pholemaeus Ptotemy adalah seorang ahli geografi, matematika dan astronom yang tinggal di Romawi Mesir pada sekitar 150tahun setelah masehi ia dikenal dengan menerbitkan sebuah karya ilmiah berjudul “Geographia” ini berisi ribuan referensi dan peta berbagai belahan dunia beserta dengan garis bujur dan garis lintang. Akhirnya sistem isi merevolusi sistem pemikiran akhirnya geografis eropa dengan memberlakukan aturan matematika untuk pembuatan komposisi peta karya eropa dan islam hingga masuk ke zaman Renaissance atau zaman kebudayaan tahun 1500an (Dasanto,2000) . Di Eropa selama periode ini ada sedikit kemajuan dalam meningkatkan ilmu pemetaan dan geografi seperti, peta-peta yang dihasilkan dalam bicara-bicara semangat keagaan cendrung mendominasi pemetaan salah satu perkembangan yang menarik adalah adopsi dari prinsip yang dimiliki Yerusalem ditengah peta dunia dan orient (Asia) di atas peta juga dijadikan sebagai tampilan malaikat dan gambar-gambar monster imajinasi . didalam Ilsam kajian-kajian ilmu pemetaan dan geografi memiliki kemajuan . sebuah sarjana arab yang menetap di Istana Raja Roger . Pada periode sekitar 11.54 dia menghasilkan sejumlah peta dunia yang beredar dan buku geografis buku paling pertama adalah “The Amusement of Him who desires to traverse the Earth” menggunakan design ini sebagai dasar peta mereka (Dasanto,2000) Setelah abad pertengahan Di Eropa periode Renaissance membawa banyak perubahan signifikan yang sangat berpengaruh terhadap pemetaan diantaranya, penemuan mesin cetak oleh Johanes Guttenberg pada tahun 1440, hal ini berarti bahwa bicara yang mengemban agama tidak lagi didominasi oleh produksi peta Penjelahan beserta penemuan Amerika dan hubungan dengan Asia mengakibatkan kepentingan yang lebih besar untuk melakukan migrasi . Pertumbuhan rumah penerbitan atau percetakan yang menghasilkan peta yang dapat diakses oleh semua orang bukan hanya kalangan elit . (Dwi,2000) Pertumbuhan pendidikan untuk umum yang membawa akan hausnya ilmu pengetahuan dan hal ini dibantu dengan pembentukan lembaga pendidikan yang didirikan pada tahuun 1666 untuk mendorong penelitian ilmiah, termasuk peningkatan pemetaan dan navigari charting . Pada akhirnya 1700an peta yang menampilkan sebuah tema mulai muncul ini digunakan untuk merekam penyebaran dari kejadian khusus artinya lokasi dari orang-orang yang dimiliki penyakit menular atau luasnya kondisi tempat yang terkena banjir semakin beriringnya waktu pembuatan dan pengemban peta telah menjadi sangat kompleks dan lebih akurat terutama karena pemahaman akan kondisi bumi ilmu matematika dan geografi yang semakin diperluas (Dwi,2000) Era Modern Pada masa ini atau zaman modern ini pengelolaan pembuatan peta telah sangat jauh dikembangkan dengan teknologi dengan teknologi yang sangat canggih diantaranya dengan menggunakan sistem satelit modem dan teknik survey, koreografer, komtemporen pada saat ini yang dapat mengukur dan memetakan dengan presisi dan konsistensi yang sangat tinggi hingga pada akhirnya peta yang telah menadi elemen yang sangat penitng untuk sebagian besar dibidang usaha manusia . KESIMPULAN Kesimpulan yang didapatkan dari jurnal yang ada adalah pada abad-abad yang pada awalnya hanya dijadikan sebagai pernyataan agama dan pernyataan artistic seiring berjalannya waktu pembuatan dan pengembangan pta telah menjadi sangat kompleks dan lebih akurat terutama karena pemahaman akan kondisi bumi. Ilmu matgematika dan geografi dan pada masa kini pemetaan sudah berkembang hingga menggunakan satelit dan teknik survey DAFTAR PUSTAKA Budhiman S,2002.Application of Landsat TM data dan Geographic information system for invertonyng.PORSEC 2002.2(2):798-803 Dasanto,Dwi,2000.Analisis kerentanan dan resiko banjir daerha.Jurnal Penginderaan Jarak Jauh.2(8):160-168 Sutanto,1986.Pengindraan jauh jilid1.Gajah mada University.Jurnal 1(8):200-210 Trisakti,B.2005.Study of MODUS-Qua int J remote sensing.2(7):19-31

Rabu, 05 Oktober 2016

HUT ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BENGKULU

Hello guyss, kita mau cerita nih untuk semuanya dan mau ngucapin Happy Birthday untuk ILMU KELAUTAN , semoga semakin jaya selalu dan menjadi prodi yang lebih maju lagi dan kemudian akan menjadi fakultass . SEMANGAT









Senin, 19 September 2016

Quis ke 2 PEMETAAN

 Nama. :  Nella Risa Ginting

 NPM.  :   E1I014041



Pemetaan

 Pemetaan adalah pengelompokkan suatu kumpulan wilayah yang berkaitan dengan beberapa letak geografis wilayah yang meliputi dataran tinggi, pegunungan, sumber daya dan potensi penduduk yang berpengaruh terhadap sosial kultural yang memilki ciri khas khusus dalam penggunaan skala yang tepat. 
(Soekidjo,1994). Pengertian lain tentang pemetaan yaitu sebuah tahapan yang harus dilakukan dalam pembuatan peta. Langkah awal yang dilakukan dalam pembuatan data, dilanjutkan dengan pengolahan data, dan penyajian dalam bentuk peta (Juhadi dan Liesnoor, 2001)
Pemetaan adalah pengelompokkan suatu kumpulan wilayah yang berkaitan dengan beberapa letak geografis wilayah yang meliputi dataran tinggi, pegunungan, sumber daya dan potensi penduduk yang berpengaruh terhadap sosial kultural yang memilki ciri khas khusus dalam penggunaan skala yang tepat. (Soekidjo,1994). Pengertian lain tentang pemetaan yaitu sebuah tahapan yang harus dilakukan dalam pembuatan peta. Langkah awal yang dilakukan dalam pembuatan data, dilanjutkan dengan pengolahan data, dan penyajian dalam bentuk peta (Juhadi dan Liesnoor, 2001).


Pemetaanberasal dari kataPeta yangmendapat imbuhan kata kerja pe-an sehingga jadi katapemetaan. yaitu suatu proses pengambilan data ukur (pengukuran), perhitungan dan penggambaran permukaanbumi(dalam bahasageodesi) dengan menggunakan cara dan atau metode tertentu sehingga didapatkan hasil dalam bentuksoftcopy maupunhardcopyyaitu berupapetabaikyang berwujud petavektor maupun peta raster.  
Proses Pemetaan Proses pemetaan yaitu tahapan-tahapan yang harus dilakukan dalam perancangan sebuah peta. 

3 tahap proses pemetaan yang harus dilakukan yaitu :

 a. Tahap pengumpulan data Langkah awal dalam proses pemetaan dimulai dari pengumpulan data. Data merupakan suatu bahan yang diperlukan dalam proses pemetaan. Keberadaan data sangat penting artinya, dengan data seseorang dapat melakukan analisis evaluasi tentang suatu data wilayah tertentu. Data yang dipetakan dapat berupa data primer atau data sekunder. Data yang dapat dipetakan adalah data yang bersifat spasial, artinya data tersebut terdistribusi atau tersebar secara keruangan pada suatu wilayah tertentu. Pada tahap ini data yang telah dikumpulkan kemudian dikelompokkan dahulu menurut jenisnya seperti kelompok data kualitatif atau data kuantitatif. Pengenalan sifat data sangat penting untuk simbolisasi atau penentuan dan pemilihan bentuk simbol, sehingga simbol tersebut akan mudah dibaca dan dimengerti. Setelah data dikelompokkan dalam tabel–tabel, sebelum diolah ditentukan dulu jenis simbol yang akan digunakan. Untuk data kuantitatif dapat menggunakan simbol batang, lingkaran, arsir bertingkat dan sebagainya, melakukan perhitungan-perhitungan untuk memperoleh bentuk simbol yang sesuai.

 b. Tahap penyajian data Langkah pemetaan kedua berupa panyajian data. Tahap ini merupakan upaya melukiskan atau menggambarkan data dalam bentuk simbol, supaya data tersebut menarik, mudah dibaca dan dimengerti oleh pengguna (users). Penyajian data pada sebuah peta harus dirancang secara baik dan benar supaya tujuan pemetaan dapat tercapai.

 c. Tahap penggunaan peta Tahap penggunaan peta merupakan tahap penting karena menentukan keberhasilan pembuatan suatu peta. Peta yang dirancang dengan baik akan dapat digunakan/dibaca dengan mudah. Peta merupakan alat untuk melakukan komunikasi, sehingga pada peta harus terjalin interaksi antar pembuat peta (map maker) dengan pengguna peta (map users). Pembuat peta harus dapat merancang peta sedemikian rupa sehingga peta mudah dibaca, diinterpretasi dan dianalisis oleh pengguna peta. Pengguna harus dapat membaca peta dan memperoleh gambaran informasi sebenarnya dilapangan (real world).
Sarana Dan Prasarana
Sarana dan prasarana memiliki peranan yang penting dalam mendukung berbagai aktivitas seperti ekonomi, sosial dan budaya, terutama memfasilitasi masyarakat. Sarana adalah bangunan-bangunan yang memberi pelayanan dengan fungsi tertentu kepada masyarakat maupun perorangan. Sedangkan prasarana adalah sistem bangunan yang diperlukan terlebih dahulu agar sistem transportasi, kesehatan, pengairan, telekomunikasi dan sebagainya dapat berfungsi. (Soefaat, 1997). Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Depdikbud, 1989), sarana diartikan sebagai susunan ruang berbagai komponen kegiatan untuk melayani kebutuhan penduduk dalam melaksanakan peran dan fungsinya. Sementara Prasarana yaitu segala yang merupakan penunjang terselenggaranya suatu proses (usaha pembangunan, proyek). Fungsi Sarana dan Prasarana digunakan sebagai roda penggerak pertumbuhan ekonomi. Salah satunya adalah pengembangan daerah pariwisata yang dapat menarik perhatian wisatawan.

FUNGSI PEMETAAN 

     Map atau Peta ialah pemindahan bentuk lengkung bumi yang dipindahkan ke atas sebuah bidang datar. Secara umum map dan peta mempunyai pengertian yang sama, tetapi pada dasarnya mempunyai perbedaan – perbedaan yang sangat  prinsip.
     Map yaitu  lebih menjurus kepada keadaan umum, keadaan daratan dan batas-batasnya secara geografis maupun politis. Map tidak dilengkapi dengan benda bantu navigasi dan tidak ada peruman – peruman, Sehingga tidak dapat digunakan untuk bernavigasi.
    Peta Laut yaitu lebih menjurus ke hal-hal dan keterangan-keterangan yang dibutuhkan oleh Seorang navigator dalam hal menentukan posisi, jarak, haluan serta hal-hal yang menyangkut keselamatan bernavigasi di laut. Dengan sendirinya dilengkapi dengan benda bantu navigasi dan peruman - peruman.

   Peta laut adalah peta yang dibuat sedemikian rupa sehingga dapat dipakai untuk merencanakan suatu pelayaran baik di laut lepas pantai maupun diperairan umum. Peta laut merupakan salah satu alat bantu bernavigasi untuk keselamatan pelayaran. Teknologi navigasi termasuk membaca peta laut merupakan salah satu pengetahuan / kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh para calon jurumudi kapal penangkapan ikan.


Sehubungan dengan definisi dan pemakaiannya tersebut di atas, maka peta perlu dibedakan sesuai dengan sifat pemakaiannya ;
a. Peta laut ( Nautical Chart )
Peta Laut
 b. Peta Penerbangan ( Aeronautical Chart )

 Peta Penerbangan

                     Selain sebagai fungsi pemetaan dalam pembuatan peta laut, pemetaan juga digunakan dalam membuat peta batimetri (peta kedalaman), peta suhu dan salinitas, peta daerah penangkapan ikan tun, peta vegetasi mangrove, terumbu karang yang berfungsi untuk mengetahui keadaan masing-masing objek yang diteliti. Pemetaan juga digunakan dalam pembuatan peta lokasi penelitian untuk mahsiswa yang sedang melakukan penelitian.

































Daftar Pustaka 

http://mauldunkers.blogspot.co.id/2012/02/definisi-pengukuran-dan-pemetaan.html
http://eprints.ung.ac.id/5124/5/2012-1-57201-531408018-bab2-14082012065336.pdf
Jonathan . 2013. http://lalaukan.blogspot.co.id/2013/12/mengenal-peta-laut-nautical-chart.html
 *Unsur-unsur (kompenen) Peta. https://id.wikipedia.org/wiki/Peta Diakses pada tanggal 15 September 2016
   

Jumat, 16 September 2016

Pesisir merupakan daerah pertemuan antara darat dan laut; ke arah darat meliputi bagian daratan, baik kering maupun terendam air, yang masih dipengaruhi sifat-sifat laut seperti pasang surut, angin laut, dan perembesan air asin; sedangkan ke arah laut meliputi bagian laut yang masih dipengaruhi oleh proses-proses alami yang terjadi di darat seperti sedimentasi dan aliran air tawar, maupun yang disebabkan oleh kegiatan manusia di darat seperti penggundulan hutan dan pencemaran Berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor: KEP.10/MEN/2002 tentang Pedoman Umum Perencanaan Pengelolaan Pesisir Terpadu, Wilayah Pesisir didefinisikan sebagai wilayah peralihan antara ekosistem darat dan laut yang saling berinteraksi, di mana ke arah laut 12 mil dari garis pantai untuk provinsi dan sepertiga dari wilayah laut itu (kewenangan provinsi) untuk kabupaten/kota dan ke arah darat batas administrasi kabupaten/kota.

Soegiarto, 1976; Dahuri et al, 2001.Wikipedia.diakses 17september2016.bengkulu